FAA Melarang Laptop Macbook Pro Masuk ke Dalam Pesawat

FAA, lembaga regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (AS) melarang para penumpang membawa laptop MacBook Pro ke dalam kabin pesawat. MacBook Pro yang dimaksud adalah seri tertentu, yaitu MacBook Pro 15 inci yang dirilis pada pertengahan tahun 2015. Seri MacBook ini dijual di pasaran antara tahun 2015 hingga 2017. Larangan ini mulai dilayangkan setelah pihak Apple menghimbau bahwa MacBook Pro tersebut rawan terbakar atau meledak.

“FAA sadar bahwa terdapat laptop MacBook Pro yang dibekali dengan baterai bermasalah. Maka dari itu pada awal Juli lalu, mereka memberi tahu sejumlah maskapai penerbangan tentang informasi tersebut dan memberi tahu publik,” imbuh pihak FAA.

Selain FAA, penerbangan Eropa yaitu TUI Ailines dinilai akan menghimnbau penumpang mengenai larangan membawa Macbook Pro yang berdampak pada boarding gate dan sebelum penumpang take off. Informasi tambahan, pelarangan membawa perangkat elektronik juga pernah dilarang sebelumnya di pesawat.

Contoh kasus sebelumnya pernah terjadi pada 2016 silam, smartphone Samsung Galaxy Note 7 pernah dilarang masuk pesawat. Hal ini karena baterai Galaxy Note 7 pernah dilaporkan bermasalah dan mudah meledak. Kasus meledaknya Galaxy Note 7 ini terjadi beberapa kali.

Dilansir dari laporan Bloomberg, terda[at sekitar 432.000 unit MacBook Pro 15 inci (2015) yang memiliki baterai bermasalah dan mudah meledak. Untuk mengetahui apakah perangkat MacBook bermasalah atau tidak, bisa mengunjungi situs Battery Recall Program milik Apple. Pada situs tersebut, pengguna bisa memasukkan serial number produk terkait dan bisa mendapatkan informasi mengenai baterai (apakah mudah meledak atau tidak). Jika iya, maka Apple menawarkan penggantian baterai secara gratis dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sumber :

https://tekno.kompas.com/read/2019/08/14/19030037/laptop-macbook-pro-dilarang-masuk-pesawat?page=all.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *