Bus Listrik Transjakarta Tunggu STNK untuk Mulai Beroperasi

PT Transjakarta secara resmi memperkenalkan bus listrik kepada masyarakat DKI di hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/5).

Selanjutnya Direktur Utama PT Transjakarta mengatakan bahwa uji coba bus listrik ini mulai dilakukan di wilayah Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Setelah dilakukan pra uji coba, akan dilakukan uji coba dua koridor. Koridor yang akan digunakan adalah Koridor I Blok M-Kota dan Koridor VI Ragunan-Dukuh Atas.

“Uji coba hanya bisa dilakukan pada saat bus listrik sudah memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Maka dari itu kita jalani pra uji coba terlebih dahulu,” ucap Agung.

Bus listrik ini tidak memiliki mesin, sehingga harus memiliki STNK khusus untuk bus listrik. Mobil listrik juga hanya mengandalkan daya pengisian ulang atau charger. Bus listrik asal China ini diklaim mampu mengisi daya penuh hingga 4 jam dan bisa digunakan sepanjang 270 kilometer perhari.

Saat ini juga DKI masih memiliki tiga bus listrik yang nantinya akan bertambah menjadi 10 bus yang ditambah seiring berjalannya waktu. Penambahan ini akan dilakukan secara berkala karena perlu dilakukan evaluasi terlebih dahulu.

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190505111534-384-392030/bus-listrik-transjakarta-masih-tunggu-stnk-jelang-uji-coba