China Kalahkan Amerika dalam Bidang AI Berkat Kembangkan Penelitian

Allen Institute for Artificial Intelligence menganalisis bahwa China mengalahkan Amerika Serikat dalam sektor kecerdasan buatan (AI). China juga bermain dalam  kelas dengan kualitas menengah dan rendah.

China menjadi perhatian Washington dan Silicon Valley karena Beijing sudah mengembangkan kendaraan otonom, virtual reality, dan juga jaringan wireless generasi kelima. Selain itu, peneliti Allen Institute Field Cady dan Oren Etzioni mengungkapkan bahwa investasi AI di China meningkat sejak satu dekade lalu.

Pada 2017, Beijing berencana menjadi pemimpin dunia dalam bidang AI pada 2030 mendatang. Bisnis AI yang dikembangkan banyak startup unicorn di China mencapai nilai USD 1 miliar. Ini membuat perkembangan AI di China berkembang bisnis.

Sedangkan di Amerika sendiri, sektor yang paling sering memanfaatkan AI adalah bagian perbankan dan juga industri keuangan. AI yang laku adalah menganalisis kesempatan pasar dan juga risiko industri . ResearchAndMarkets menyatakan bahwa belanja AI di AS meningkat 77.3% pada 2018 hingga mencapai USD 4.190 juta.

Perkembangan terbaru, CEO Google Sundar Pinchai bertemu dengan Kepala Staf Gabungan Joseph Dunford. Pertemuan itu terjadi setelah proyek AI Google ternyata berjalan di China, dan ini dikabarkan menguntungkan militer China.

Sumber :

https://autotekno.sindonews.com/read/1390697/124/kerap-kembangkan-penelitian-china-kalahkah-amerika-1553735274