Lima Inovator Teknologi Asal Indonesia yang Sudah Mendunia

Karena banyaknya penemuan yang ditemukan oleh para ahli di bidang teknologi. Tanpa kita sadari, beberapa teknologi yang sedang kita gunakan ternyata ditemukan oleh orang Indonesia.

Memang banyak yang belum mengetahui, berikut adalah lima penemu Indonesia yang sudah diakui secara Internasional berkat penemuan di bidang inovasi teknologi.

  1. Prof. Dr. Khoirul Anwar, inovasi Teknologi Broadband 4G LTE. Banyak yang beranggapan bahwa teknologi  jaringan 4G ditemukan oleh orang Jepang. Namun sebenarnya jaringan ini ditemukan oleh orang Indonesia yang bernama Prof. Dr. Khoirul Anwar. Beliau bekerja di Nara Institute of Science and Technology dan juga memiliki hak paten sepenuhnya pada 4G berbasis Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM).
  2. Yogi Ahmad Erlangga, inovasi rumus matematika dalam berbagai masalah perminyakan. Warga Tasikmalaya ini memecahkan rumus matematika paling rumit sedunia. Lelaki berusia 31 tahun ini telah menempuh pendidikan di Delft University of Technology, Belanda. Ia juga disebut sebagai doktor matematika termuda. Ia menemukan rumus untuk menyelesaikan berbagai maslaah perminyakan. Bahkan perusahaan minyak dunia sekaliber Shell pun kepincut akan penemuannya.
  3. Prof. Ir. R.M. Sedyatmo, penemu sistem pondasi cakar ayam. Ia sangat dihormati di dunia karena berhasil menemukan sistem arsitektur infrastruktur yang dikenal dengan pondasi cakar ayam pada 1962. Pria lulusan ITB pada tahun 1934 ini menciptakan sistem yang begitu stabil di atas lahan yang tidak stabil. Ini juga dipakai pada landasan pacu bandar udara Soekarno Hatta.
  4. Warsito P. Taruno, penemu mesin pembunuh kanker. Alat ini dibuat oleh Warsito melalui hasil uji coba Lab in Vitri yang bisa memerangi sel kanker pada tubuh pasien. Alat tersebut juga banyak digunakan oleh Jepang karena dinilai efektif dalam melawan kanker.
  5. Prof. Josaphat ‘Josh’ Tetko Sri Sumantyo, penemu radar tiga dimensi. Sekarang ia menjabat sebagai Full Professor di Center for Environtmental Remote Sensing, Universitas, Chiba, Jepang dan sebagai professor/dosen tamu di berbagai universitas. Selain itu ia juga merupakan salah satu pemegang paten antenna mikrostrip (sebuah antena berbentuk cakram yang memiliki diameter 13 sentimeter dan tebal 1,6 milimiter). Alat ini bisa digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan satelit asli di Indonesia. Ia juga merupakan penemu syrcularly polarized synthetic aperture  untuk pesawat tanpa awak dan small satellite, dan juga radar peramal cuaca tiga dimensi.

Sumber :

https://www.liputan6.com/tekno/read/3864171/5-inovator-teknologi-asal-indonesia-yang-namanya-sudah-mendunia